Langsung ke konten utama

Sepenggal kisah mengenai salah satu janji Allah

Bismillah

Sebelum membuka cerita tentang yang ingin ku tulis ini, mari baca bismillah terlebih dulu :))

Sebelumnya, ingin ku bercerita tentang suatu kisahku di semester 4 kemaren.

Di semester 4 kemaren, ada suatu mata kuliah bernama Kalkulus Peubah Banyak, 4 sks. Mata kuliah ini adalah salah satu matkul wajib Matematika ITB tingkat 2 semester genap, yang mana matkul ini masuk dalam Kelompok Keahlian Analisis Geometri (yang jarang banget diambil untuk skripsi oleh mahasiswa jurusan Matematika).

Oke lanjut, jadi angkatanku (Matematika 2015) ini ceritanya pertama kali angkatan yang menggunakan buku Springer, dan kebetulan buku Springer ini bahasanya susah dimengerti, akhirnya selain karna materinya yang susah, bahasa yang susah menjadi penambah kendala bagi kami MA '15.

Dilain cerita,  di semester 4 ini (lebih tepatnya saat bulan bulan akhir semester 4), aku mendapat amanah di suatu kepengurusan yaitu sebagai admin divisi KLC, dibagian ke LPJ, data-data adik KLC dan surat surat peminjaman. Selain itu, kebetulan juga alhamdulillah wa innalillah diamanahi sebagai bendahara Kopdar 4 (salah satu event periode, salah satu event besar Karisma diperiode 36), bendahara Asa 1000 pena (satu-satunya event periode dari Komunitas Rumah Pinus), ngajar 6 kelompok anaak TPB dan 3 kelompok anaak SMA (itu artinya minimal aku harus menyediakan waktu buat mengajar selama 18 jam, its same with 9 sks hehe) serta diamanahi menjadi korwat GIC (Gamaais Information Center). Aku menceritakan detail tentang ini bukan untuk pamer ataupun apa, tapi hanya agar pembaca dapat mengambil hikmah dari yang aku tulis ini, ambil hikmah di akhir yaaa hehe

Hmm trus apa hubungannya menceritakan tentang salah satu matkul jurusan Matematika dengan amanah?

Oke, kita lanjut :)

Jadi, ceritanya kegiatan Kopdar 4 Karisma dan kegiatan Asa 1000 pena ini dilaksanakan diwaktu yang tepat. Sangat bertepatan banget. Dan keduanya sama sama membutuhkan 2 hari untuk pelaksanaannya. Dan kebetulan lagi, ini dilaksanakan di akhir bulan dan di Karisma itu kalau menjadi admin ke LPJan, harus mengumpulkan LPJ nya maksimal tgl 25 di bulan itu dan juga karna aku bagian perekapan data adik, mau gamau dataa adik harus terekap dengann rapi di akhir periode (lihat lagi kalau ini kejadiannya April, itu artinya data adik sudah harus rapi). Kopdar dan Asa 1000 Pena ini dilaksanakan lebih tepatnya tanggal 29 April - 30 April 2017. Rasanya pas banget yaa, semua berkumpul jadi satu. (Hehe, tapi alhamdulillah sekarang udah terlewatkan)
Kembali ke ceritta, karna kegiatan-kegiatan tersebut dilaksanakaan dibulann April, itu artinya akaademik sedang masa Chaos dibulann tersebut. Lebih tepatnya palling chaos bagiku disemester 4 ini adalaah matkul KPB (yang sudah ku jelaskan diatas tadi). Dan perlu diketahui bahwa ujian 3 KPB ini dilaksanaakaan tidak mengikuti jadwal dari ITB, ini dilakksanakan ditanggal 21 April 2017.

Hmm sekarang pembaca sudah mulai paham cerita ini alurnya akann dibawa kemana?

Oke lanjut.
Di paragraf ini aku tidak akan menceritakan tentang amanah mengajar yang 9 kelompok tadi, tentang amannah korwat GIC, amanah bendahaara di event karisma ataupun amanah bendahara di Rumah Pinus. Kali ini aku ingin bercerita tentang persiapanku untuk mengikuti ujian 3 KPB.
Hmm masih ingat betul dipikiranku, saat itu ujian dilaksanakan dihari jum'at jam 9 pagi di TVST. Saat itu kebetulan aku sedang masa proses untuk diet (karna aku berpikiran bahwa bentar lagi akan pulang kampung, dan aku gamau terlihat lebih gemuk saat pulang kampung hehe, abaikan yg ini, ini hanya sponsor). Karna lagi program diet (lebih tepatnya diet ketat dengan tidak makan nasi sama sekali, hanya makan apel diwaktu sahur dan buka. Saat itu juga aku lagi ingin puasa). Dan diet ini udah berlangsung selama kurang lebih 4 hari. Dan saat hari kamis, kebetulan aku menyimpan apel 1 kg untuk menemani belajar sistem kebut semalamku. Yaaa, jadi persiapanku untuk ujian 3 KPB ini bisa dikatakan sistem kebut semalam, karna aku baru bener bener paham tentang materinya ketika aku belajar semalam penuh tanpa tidur dihari itu (jangan ditiru ya yang bagian ini hehe). Sebenarnya aku sendiri sadar bahwa itu sangat tidak baik. Tapi melihat keadaan yang ada, aku berpikir bahwa itu cara yang terbaik (ga tidur sama sekali) agar aku bisa mengerjakan soal KPB dengan mudah. Lanjut cerita, akhirnya ujian dilaksanakan. Aku mengerjakan semampuku saja, mengerjakan seperti yang semalaman dipelajari. Lanjut cerita lagi, aku inget saat setelah ujian 3, ada kegiatan mentoring. Dan tanpa ku sadari, dimentoring tersebut aku badannya terasa tidak seperti biasanya. Dan moodku pun sangat jelek banget saat itu, dan ternyata setelah sampai kamar, aku ternyata sakit (meski ga parah sih). Akhirnya aku tidur lama untuk meredakan sakitnya.

Lanjut cerita, kegiatan kopdar 4 yang pasti dipenuhi rintangan dan juga asa 1000 pena pun dipenuhi rintangan.
Aku masih inget betul, rintangan kopdar 4 mengenai dana saat itu bisa dikatakan sangat pelik. Bagaimana bisa kita menuliskan hadiah sekian juta, namun kenyataan dana yang ada masih jauh dari hadiah yang tertera diposternya? Itulah yang terjadi di kopdar 4.
Ditambah lagi, saat itu karisma sedang mengalami musibah mengenai keuangan dan juga dari pihak salman yang membatalkan sumbangannya untuk kami (jujur, saat itu aku sangat sebel dengan keadaan salman, gatau rumah amal atau bmk. Pokok sebel aja hehe).
Dan juga, mengenai asa 1000 pena juga tak kalah peliknya. Juga bermasalah pula dibagian pendanaan, dan akhirnya di malam minggu akhirnya kami berdanua bunga ke kafe-kafe (aku kurang tau ini hukumnya gimana).
Lanjut cerita, dibalik rintangan tentang kopdar yang belum ada dana untuk hadiah (sekian juta), terdapat suatu hal yang tak terduga duga. Saat itu udah sangat mendekati banget hari H kegiatan, ada banyak alumni karisma yang berdonasi untuk kegiatan ini. Dan atas ijin Allah juga, Allah permudah jalan jalan lain untuk mendapatkan dana untuk kopdar ini. Dan alhamdulillah saat hari H, kami dapat memenuhi hadiah yang kami janjikan diposternya. Alhamdulillah masalah tentang kopdar selesai.
Mengenai kegiatan asa 1000 pena, tanpa terduga pula, ada orang yang mendonasikan uang yang nilainya lumayan besar melalui Kitabisa.com. Dan itu juga terjadi ketika menjelang kegiatan dilaksanakan. Alhamdulillah banget rasanya. Alhamdulillah masalah tentang 1000 penas terselesaikan.

Lalu bagaimana mengenai hasil dari matkul KPB?
Singkat cerita, saat itu nilai ujian dibagikan melalui grup line. Aku rasanya udah sangat hopeless banget. Dan saat ku melihat hasilnya, ternyata udah ada indeksnya juga. Dan ternyata apa yang terjadi? Yang terjadi, ternyata nilaiku yang awalnya aku kira akan bakalan dapat C, ternyata alhamdulillah wa syukurillah  nilaiku limit mendekati A. Dalam hati, ya Allah rasanya seneng banget.
Alhamdulillah masalah tentang matkul terselesaikan :))

Lalu, apa yang ingin disampaikan dari kisahku yang amat panjang ini?
Aku hanya ingin menyampaikan beberapa hal.
Yaitu ada di surat Muhammad ayat 7. Bahwa intinya "Barang siapa menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukan". Rasanya ayat ini sangaaaat manjur banget untuk cerita kisahku ini. Rasanya ayat ini sangat sesuai banget.
Jugaa, disini juga ingin menyampaikan bahwa Allah tidak akan memberikan suatu beban melebihi kemampuan yang ku punya. Selain itu, jugaa, amanah itu tidak untuk dicari maupun didapatkan, melainkan amanah itu yang akan mendatangi orangnya.
Jugaa, dari kisahku ini, akhirnya aku memutuskan tidak akan melakukan program diet ketat lagi (terlihat dari menaiknya berat badan sebesar 6 kg selama tinggal diasrama wkwk). Hmm mempercantik diri itu sangat perlu, namun lebih sangat perlu lagi untuk mempercantik hati. Dan insya Allah itu yang saat ini sedang dalam proses, progres dan istiqomah di Asrama Salman ini (yang dapat melihat perubahanku yang sebenernya adalah teman teman saat masa labilku dulu, yaitu teman teman SMA hehe,yang mengenalku hanya ketika ku sudah menjadi anggota karisma, mungkin yang terlihat sangat kecil perubahannya atau bahkan tidak berubah).
Lanjut, ada satu hal lagi yang ingin ku sampaikan dari cerita ini yaitu sebagai berikut :

Banyak yang mengatakan hidup itu pilihan. Namun apakah semua keadaan yang ada itu pilihan? Tidak. Iya, tentu tidak semua yang ada itu pilihan. Ada sesuatu yang dikiranya pilihan namun sebenarnya bukanlah pilihan, namun konsekuensi. Misal suatu unit KPA akan menyelenggarakan suatu pergelaran. Pasti sebelum nya akan ditanyai siapa aja yang mau ikut tampil dalam pergelaran atau tidak. Ketika waktu telah berjalan, pasti akan banyak latihan dilakukan (meskipun ketika banyak ujian ujian). Dan saat itu pula pasti akan ada yang mengatakan 'latihan itu pilihan, pilih latihan atau belajar'. namun jika dilihat dari atas, latihan itu bukanlah lagi menjadi pilihan. pilihan itu ada ketika memilih untuk ikut tampil atau tidak, sedangkan latihan itu adalah konsekuensi akan pilihan yang dipilih. Ketika diawal telah memilih untuk ikut tampil, ya lakukanlah pilihan itu, termasuk mengikuti konsekuensinya. Dan saat itu pula latihan bukan jadi menjadi pilihan. So, tidak semua yang ada itu adalah pilihan, bisa jadi yang dikiranya pilihan, justru itu adalah konsekuensi atas pilihan yang telah dipilih. Pintar pintar lah membagi mana yang pilihan dan mana yang konsekuensi.

Dan, ketika kita terapkan dicerita ini, kondisiku saat itu yang harus belajar tanpa tidur sama sekali bukanlah suatu pilihan lagi, melainkan suatu konsekuensi. Dan banyak juga yang merupakan konsekuensi dikisahku ini :))

Jadiii , yuk semangat memanajemen waktunya :))

*ps : akhirnya karna kegiatan kopdar 4 dan asa 1000 pena dilaksanakan dihari yang sama, akhirnya aku memilih untuk mengikuti kopdar 4 dan tidak ikut kegiatan asa 1000 pena. Dan bisa dikatakan performaku di kegiatan asa 1000 pena kurang maksimal. Maafkan.
Hikmah tambahan, kita tidak bisa menghandel sesuatu secara bersamaan. Terlebih, itu melebihi 3 amanah. Karna menurut ilmu yang ada mengatakan bahwa manusia bisa menghandel maksimal 3 amanah, dan lebih dari itu maka performanya akan menurun 40%.
Jadiii, mungkin bagi pembaca yang sedang menghandel banyak amanah, ada baiknya untuk dipikirkan ulang mengenai batas bisanya diri kita. Hmm dan ingat bahwa manusia satu dan yang lainnya itu berbeda, bisa jadi satu orang ini dapat lebih dari 5 tapi satu orang lain bisa jadi cukup 1 atau 2 saja.

Terima kasih bagi yang telah membaca.
Semangat berproses, berprogres dan beristiqomah untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Kita tak pernah tau jodoh kita akan datang kapan, yang bisa kita lakukan hanyalah memperbaiki diri agar layak :))

Jodoh disini adalah jodoh kematian dan agar layak disini adalah layak untuk masuk surga Allah :))

(Ini ditampilkan beberapa isi diaryku saat sat kisahku ini terjadi)

Nuril Fikhi Kamila
Asrama Salman, Minggu,10 Desember 2017. 17.27

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluargaku, Karisma ITB 💕

Aku pernah menulis caption ini sebelumnya, yaitu mengenai sebuah novel karangan Habiburrahman El Shirazy adalah 'Ayat Ayat Cinta'. Ini bukan mengenai hal baper antara dua insan manusia, namun bagiku itu merupakan salah satu novel karangan kang abik yang menjadi salah satu pembangun jiwa ketika lemah mendera. Yang menjadi perhatian khusus bukan mengenai hati antara insan manusia, namun bagiku, lebih mengenai seorang makhluk yang taat akan penciptaNya. Novel yang dibuat kang abik ini merupakan hasil dari mentadaburi salah satu ayat Al Quran, Az Zukhruf : 67. " Teman teman akrab (yang berkasih kasih) pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang orang yang bertaqwa". Dimana hasil dari tadabbur ayat tersebut, dibuatlah seorang sesosok Fahri. Fahri yang memiliki kepribadian baik dan taat akan perintahNya. Dan melalui penggambaran dan aktivitas yang digambarkan kang Abik inilah yang menjadikan salah satu pembangun jiwa mengenai berkehidupa...

Dia manis. Iya manis. Dia itu adalah ...

"Dia yang manis itu adalah ukhuwah" Terdapat sepenggal cerita dijaman Rasulullah. Cerita tentang sahabat yang kedatangan seorang tamu tetapi ia dan keluarganya hanya mempunyai persediaan makanan yang untuk anak-anaknya saja tidak cukup (ada tapi sedikit sekali). Kemudian sahabat itu meminta istrinya untuk mengajak bermain anak-anaknya, jika anak-anaknya ingin makan malam ajaklah mereka untuk tidur. Dan pada saat tamu tersebut masuk ke ruang makan, dipadamkannya lampu rumahnya. Dan mereka menunjukkan seolah-olah sedang makan bersamanya (yang makan hanya tamunya saja). Dan otomatis, malam itupun mereka lalui dengan menahan lapar. Ketika tamunya sudah selesai berkunjung, keduanya menuju Nabi SAW, kemudian Rasulullah memberitakan kabar gembira berupa pujian dari Allah dengan turunnya ayat 9 surat Al-Hasyr. (Dikutip dari suatu sepenggal cerita) Cerita diatas menggambarkan betapa manisnya ukhuwah. Manis yang dirasa oleh hati yang terdalam. Manis bukan hanya terasa dibibir saja m...

Suasana hati (MOOD)

MOOD Hampir setiap orang tentu telah mengenal kata ini. Bahkan tanpa terasa bisa jadi kata ini diucapkan setiap hari, misal "aku lagi gak mood nih" dll. Namun, tahukah bahwa kata ini sebenernya adalah kata serapan dari bahasa inggris yang memiliki arti 'suasana hati'? Yaa, jadi mood ini dalam artian bahasa indonesia adalah suasana hati. Menurut wikipedia, Suasana hati  ( bahasa Inggris :  mood ) adalah suatu bentuk keadaan emosional. Munculnya berbeda dari emosi karena cenderung tidak spesifik, tidak intens, dan tidak selalu muncul oleh  stimulus  atau kejadian tertentu. Setiap manusia tentu akan memiliki mood yang berbeda dalam setiap kejadian. Ada yang selalu memiliki good mood ada pula yang selalu terlihat bad mood. Good mood dan bad mood ini sebenernya dipengaruhi oleh kepribadian masing-masing individu. Orang yang memiliki kepribadian optimis, akan cenderung memiliki mood yang bersemangat begitu pula orang yang berkepribadian pesimis, akan cenderung memili...