Tenang wahai masa depan.
Ku cipta ruang kosong dihati ini hanya untukmu seorang.
Untukmu yang masih belum terang, masih samar, masih jauh disana, tertutup qalbu, qalbu yang masih tahap memperbaiki.
Ku cipta semuanya, kehalalan, kesucian, kejernihan hati ini sungguh hanya untukmu.
Untukmu yang tertulis di lauhul mahfuzh.
Ku cipta rasa ini, rasa tulus ini, rasa yang tak terbagi lagi kecuali kedua orang tua, nabi dan juga illahi hanya untukmu.
Untukmu yang sedang berkelana kesana kemari, yang tak pernah ku ketahui atau bisa jadi justru berkegiatan dan berjumpa setiap hari.
Ku cipta semesta isi hati ini, semesta yang masih kosong, masih sunyi dan masih jernih bak air tenang diatas samudra yang luas hanya untukmu.
Untukmu yang juga sedang berproses dan berprogres seperti yang ku jalani saat ini.
Ketika hati ini mulai lemah, mulai jatuh dan mulai tumbang, ingatlah sesungguhnya hati ini hanya untukmu seorang :)
Nuril Fikhi Kamila
Di kamar asrama putri Salman ITB
23.09, kamis 07 September 2017.
Komentar
Posting Komentar