Langsung ke konten utama

Untukmu

Tenang wahai masa depan.
Ku cipta ruang kosong dihati ini hanya untukmu seorang.
Untukmu yang masih belum terang, masih samar, masih jauh disana, tertutup qalbu, qalbu yang masih tahap memperbaiki.

Ku cipta semuanya, kehalalan, kesucian, kejernihan hati ini sungguh hanya untukmu.
Untukmu yang tertulis di lauhul mahfuzh.

Ku cipta rasa ini, rasa tulus ini, rasa yang tak terbagi lagi kecuali kedua orang tua, nabi dan juga illahi hanya untukmu.
Untukmu yang sedang berkelana kesana kemari, yang tak pernah ku ketahui atau bisa jadi justru berkegiatan dan berjumpa setiap hari.

Ku cipta semesta isi hati ini, semesta yang masih kosong, masih sunyi dan masih jernih bak air tenang diatas samudra yang luas hanya untukmu.
Untukmu yang juga sedang berproses dan berprogres seperti yang ku jalani saat ini.


Ketika hati ini mulai lemah, mulai jatuh dan mulai tumbang, ingatlah sesungguhnya hati ini hanya untukmu seorang :)


Nuril Fikhi Kamila
Di kamar asrama putri Salman ITB
23.09, kamis 07 September 2017.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluargaku, Karisma ITB 💕

Aku pernah menulis caption ini sebelumnya, yaitu mengenai sebuah novel karangan Habiburrahman El Shirazy adalah 'Ayat Ayat Cinta'. Ini bukan mengenai hal baper antara dua insan manusia, namun bagiku itu merupakan salah satu novel karangan kang abik yang menjadi salah satu pembangun jiwa ketika lemah mendera. Yang menjadi perhatian khusus bukan mengenai hati antara insan manusia, namun bagiku, lebih mengenai seorang makhluk yang taat akan penciptaNya. Novel yang dibuat kang abik ini merupakan hasil dari mentadaburi salah satu ayat Al Quran, Az Zukhruf : 67. " Teman teman akrab (yang berkasih kasih) pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang orang yang bertaqwa". Dimana hasil dari tadabbur ayat tersebut, dibuatlah seorang sesosok Fahri. Fahri yang memiliki kepribadian baik dan taat akan perintahNya. Dan melalui penggambaran dan aktivitas yang digambarkan kang Abik inilah yang menjadikan salah satu pembangun jiwa mengenai berkehidupa...

Dia manis. Iya manis. Dia itu adalah ...

"Dia yang manis itu adalah ukhuwah" Terdapat sepenggal cerita dijaman Rasulullah. Cerita tentang sahabat yang kedatangan seorang tamu tetapi ia dan keluarganya hanya mempunyai persediaan makanan yang untuk anak-anaknya saja tidak cukup (ada tapi sedikit sekali). Kemudian sahabat itu meminta istrinya untuk mengajak bermain anak-anaknya, jika anak-anaknya ingin makan malam ajaklah mereka untuk tidur. Dan pada saat tamu tersebut masuk ke ruang makan, dipadamkannya lampu rumahnya. Dan mereka menunjukkan seolah-olah sedang makan bersamanya (yang makan hanya tamunya saja). Dan otomatis, malam itupun mereka lalui dengan menahan lapar. Ketika tamunya sudah selesai berkunjung, keduanya menuju Nabi SAW, kemudian Rasulullah memberitakan kabar gembira berupa pujian dari Allah dengan turunnya ayat 9 surat Al-Hasyr. (Dikutip dari suatu sepenggal cerita) Cerita diatas menggambarkan betapa manisnya ukhuwah. Manis yang dirasa oleh hati yang terdalam. Manis bukan hanya terasa dibibir saja m...

Suasana hati (MOOD)

MOOD Hampir setiap orang tentu telah mengenal kata ini. Bahkan tanpa terasa bisa jadi kata ini diucapkan setiap hari, misal "aku lagi gak mood nih" dll. Namun, tahukah bahwa kata ini sebenernya adalah kata serapan dari bahasa inggris yang memiliki arti 'suasana hati'? Yaa, jadi mood ini dalam artian bahasa indonesia adalah suasana hati. Menurut wikipedia, Suasana hati  ( bahasa Inggris :  mood ) adalah suatu bentuk keadaan emosional. Munculnya berbeda dari emosi karena cenderung tidak spesifik, tidak intens, dan tidak selalu muncul oleh  stimulus  atau kejadian tertentu. Setiap manusia tentu akan memiliki mood yang berbeda dalam setiap kejadian. Ada yang selalu memiliki good mood ada pula yang selalu terlihat bad mood. Good mood dan bad mood ini sebenernya dipengaruhi oleh kepribadian masing-masing individu. Orang yang memiliki kepribadian optimis, akan cenderung memiliki mood yang bersemangat begitu pula orang yang berkepribadian pesimis, akan cenderung memili...