Langsung ke konten utama

Suasana hati (MOOD)

MOOD

Hampir setiap orang tentu telah mengenal kata ini. Bahkan tanpa terasa bisa jadi kata ini diucapkan setiap hari, misal "aku lagi gak mood nih" dll.
Namun, tahukah bahwa kata ini sebenernya adalah kata serapan dari bahasa inggris yang memiliki arti 'suasana hati'?

Yaa, jadi mood ini dalam artian bahasa indonesia adalah suasana hati.
Menurut wikipedia, Suasana hati (bahasa Inggrismood) adalah suatu bentuk keadaan emosional. Munculnya berbeda dari emosi karena cenderung tidak spesifik, tidak intens, dan tidak selalu muncul oleh stimulus atau kejadian tertentu.

Setiap manusia tentu akan memiliki mood yang berbeda dalam setiap kejadian. Ada yang selalu memiliki good mood ada pula yang selalu terlihat bad mood.
Good mood dan bad mood ini sebenernya dipengaruhi oleh kepribadian masing-masing individu. Orang yang memiliki kepribadian optimis, akan cenderung memiliki mood yang bersemangat begitu pula orang yang berkepribadian pesimis, akan cenderung memiliki mood yang terlihat tertekan (menurut sumber yang dipercaya).
Namun, bagi aku pribadi, tentu selain karena pengaruh dari kepribadian masing-masing,  juga terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi mood setiap insan. Misal saja, orang yang habis begadang semalaman penuh, ketika badan sudah terasa membutuhkan istirahat, ia akan cenderung memiliki mood yang tidak bagus, meskipun dalam nyatanya ia adalah seorang yang berkepribadian optimis dalam sehari-harinya. Jadi, sebenernya banyak faktor-faktor lain yang tidak dapat dijelaskan  yang dapat mempengaruhi mood seseorang.

Hmm dari aku, ada beberapa tips untuk menjaga mood agar dapat terlihat selalu ceria dalam beraktivitas :
1. Istirahat yang cukup.
Ini adalah salah satu faktor yang begitu besar bagiku, karna ketika badan tak mendukung untuk berkegiatan maka akan mengakibatkan keadaan suasana hati maupun otak menjadi susah terkontrol. Jadii, istirahatlah yang cukup dan mencukupi untuk tubuh kita. Dan yang tau mengenai cukup dan mencukupi hanyalah diri kita sendiri, bukan orang lain.
2. Kenali diri kita, apakah diri kita termasuk introvet atau ekstrovert.
Diantara ekstrovet maupun introvery, tentu memiliki trik jitu tersendiri untuk mengatasi mood. Karna aku adalah orang yang ekstrovert, maka ku mengatasi moodku agar menjadi lebih baik yaitu dengan bertemu banyak orang yang dapat menularkan semangat. Dan karna aku suka remaja, biasanya ku mengatasi mood jelekku dengan bertemu adik-adik remaja (adik-adik Karisma) hehe
3. Lakukan hobi penunjang.
Hobi disini menurutku akan sangat berpengaruh terhadap reaksi didalam pikiran kita. Misal seseorang yang sedang kurang mood untuk belajar, bisa tuh diatasi dengan terlebih dahulu melakukan hobi nya. Karna ketika kita melakukan hobi, itu artinya kita sedang melakukan kegiatan yang kita sukai dan itu akan cenderung dapat memperbarui mood kita.
4. Memperbanyak istighfar.
Ketika kita mulai sadar bahwa mood kita sedang kurang bagus, beristighfarlah. Memohon ampunan kepada Allah. Siapa tahu keadaan mood kita yang jelek itu adalah karna kesalahan kita dihari itu atau disaat itu.
5. Banyak-banyak amalkan 'tombo ati'.
Tombo ati dalam artian bahasa Indonesia yaitu obat hati. Obat hati yang dimaksud disini bukanlah obat untuk sakit hati (organ manusia). Tetapi obat hati disini yaitu adalah salah satu cara atau terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi keresahan didalam hati. Obat hati sendiri itu ada 5, yaitu baca Quran dan maknanya, sholat malam dirikanlah, berkumpullah dengan orang soleh, perbanyaklah berpuasa dan dzikir malam perpanjanglah.

Semoga dengan membaca ini, pembaca dapat mengurangi mood yang tidak bagus dalam kesehariannya :))
Dan jangan lupa, semua diawali dengan niat Bismillaah karna Allah ta'ala :))

Nuril Fikhi Kamila
Kamis, 14 Desember 2017. 10:45.
Asrama Putri Salman, 402.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluargaku, Karisma ITB 💕

Aku pernah menulis caption ini sebelumnya, yaitu mengenai sebuah novel karangan Habiburrahman El Shirazy adalah 'Ayat Ayat Cinta'. Ini bukan mengenai hal baper antara dua insan manusia, namun bagiku itu merupakan salah satu novel karangan kang abik yang menjadi salah satu pembangun jiwa ketika lemah mendera. Yang menjadi perhatian khusus bukan mengenai hati antara insan manusia, namun bagiku, lebih mengenai seorang makhluk yang taat akan penciptaNya. Novel yang dibuat kang abik ini merupakan hasil dari mentadaburi salah satu ayat Al Quran, Az Zukhruf : 67. " Teman teman akrab (yang berkasih kasih) pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang orang yang bertaqwa". Dimana hasil dari tadabbur ayat tersebut, dibuatlah seorang sesosok Fahri. Fahri yang memiliki kepribadian baik dan taat akan perintahNya. Dan melalui penggambaran dan aktivitas yang digambarkan kang Abik inilah yang menjadikan salah satu pembangun jiwa mengenai berkehidupa...

Dia manis. Iya manis. Dia itu adalah ...

"Dia yang manis itu adalah ukhuwah" Terdapat sepenggal cerita dijaman Rasulullah. Cerita tentang sahabat yang kedatangan seorang tamu tetapi ia dan keluarganya hanya mempunyai persediaan makanan yang untuk anak-anaknya saja tidak cukup (ada tapi sedikit sekali). Kemudian sahabat itu meminta istrinya untuk mengajak bermain anak-anaknya, jika anak-anaknya ingin makan malam ajaklah mereka untuk tidur. Dan pada saat tamu tersebut masuk ke ruang makan, dipadamkannya lampu rumahnya. Dan mereka menunjukkan seolah-olah sedang makan bersamanya (yang makan hanya tamunya saja). Dan otomatis, malam itupun mereka lalui dengan menahan lapar. Ketika tamunya sudah selesai berkunjung, keduanya menuju Nabi SAW, kemudian Rasulullah memberitakan kabar gembira berupa pujian dari Allah dengan turunnya ayat 9 surat Al-Hasyr. (Dikutip dari suatu sepenggal cerita) Cerita diatas menggambarkan betapa manisnya ukhuwah. Manis yang dirasa oleh hati yang terdalam. Manis bukan hanya terasa dibibir saja m...